Channelbola: Agen Judi Bola Sbobet Terpercaya

Berita Bola

Alasan Pep Guardiola tak Ngobrol dengan Abdukodir Khusanov Karena Belum Bisa Bahasa Inggris

Berita Bola – Abdukodir Khusanov menjalani debutnya di Premier League bersama Manchester City. Hanya saja, ketika ditarik keluar pada babak kedua, dia tidak diajak bicara sama sekali oleh sang manajer Pep Guardiola. Debut Khusanov terjadi ketika Man City menjamu Chelsea pada pekan ke-23 Premier League, Minggu (26/1/2025) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Etihad itu, Man City sukses meraih kemenangan dengan skor 3-1. Ketiga gol Man City ke gawang Chelsea dicetak Josko Gvardiol, Erling Haaland, dan Phil Foden. Sedangkan, gol Chelsea dibuat Nodi Madueke. Gol ini sempat membuat The Blues unggul lebih dulu pada menit ke-3. Dua pemain baru Man City, Khusanov dan Omar Marmoush, menjalani debutnya. Mereka dibeli pada bursa transfer Januari 2025. Khusanov dapat sorotan karena berusia 20 tahun. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters. Pep Guardiola langsung memainkan Khusanov sejak menit awal. Dia berduet dengan Manuel Akanji di lini belakang. Di samping duet bek tengah itu, ada Josko Gvardiol dan Matheus Nunez yang jadi bek kiri serta kanan. Khusanov langsung berada pada momen sulit tak lama usai masuk lapangan. Pada menit ke-3, koordinasinya dengan Nunez sangat buruk. Khusanov melakukan blunder yang kemudian berujung pada gol Chelsea lewat Noni Madueke. Namun, perlahan Khusanov beradaptasi dengan situasi di lapangan. Setelah blunder, dia bisa mengontrol situasi dengan cukup tenang. Khusanov bermain cukup aktif, dengan 52 kali terlibat dalam sentuhan bola. Khusanov tidak bermain penuh pada debutnya di Man City. Pemain asal Uzbekistan itu ditarik keluar pada menit ke-54. Perannya lantas digantikan John Stones yang baru pulih dari cedera. Ketika ditarik keluar, Khusanov terlihat dapat pelukan dari Pep Guardiola. Namun, sang manajer tidak mengajaknya bicara sama sekali. Padahal, Guardiola biasanya sangat aktif mengajak pemainnya untuk bicara usai laga. “Khusanov tidak bisa berbahasa Inggris jadi saya tidak berbicara dengannya. Dia akan baik-baik saja,” kata Guardiola kepada Sky Sports. “Khusanov hanya mengikuti satu atau dua sesi latihan. Saya tidak ingin memaksa John untuk kembali lebih cepat dari cedera, dengan pertandingan hari Rabu (Liga Champions lawan Club Brugges),” kata pria asal Spanyol tersebut.

Alasan Pep Guardiola tak Ngobrol dengan Abdukodir Khusanov Karena Belum Bisa Bahasa Inggris Read More »

Girangnya Napoli Usai Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Juventus

Berita Bola – Kiper Napoli, Alex Meret mengaku senang dengan kemenangan timnya atas Juventus. Ia menilai kemenangan ini bakal berdampak besar bagi timnya. Di giornata ke-22 Serie A 2024/2025, Napoli kedatangan tamu spesial. Mereka menjamu tim yang belum tersentuh kekalahan di Liga Italia musim ini, Juventus. Di laga ini, Juventus sempat unggul dahulu berkat gol Randal Kolo Muani. Namun Napoli mampu membalikkan kedudukan di babak kedua berkat gol Andre-Frank Zambo Anguissa dan penalti Romelu Lukaku. Meret menilai bahwa ini kemenangan yang krusial bagi I Partenopei. “Sebelum pertandingan ini, Juventus belum terkalahkan dan itu bukanlah sebuah kebetulan,” buka Meret kepada DAZN. Meret mengakui secara terbuka bahwa Juventus merupakan lawan yang sulit ditaklukkan. Jadi ia girang melihat timnya mampu meraih poin penuh di laga ini. “Mereka adalah tim yang sangat terorganisir. Namun kami datang ke pertandingan ini dengan misi untuk meraih kemenangan,” sambung Meret. “Mereka unggul sebelum jeda pertandingan dan itu nyaris menjadi masalah besar bagi kami. Namun kami mampu membalikkan situasi di babak kedua dan ini jadi kemenangan yang sangat penting bagi musim kami.” Pada kesempatan ini, Meret ditanyai resep keberhasilan Napoli comeback di laga ini. Ia menyebut bahwa timnya percaya pada kemampuan mereka untuk membalikkan situasi. “Comeback ini adalah hasil dari keinginan kami untuk berkorban dan juga kepercayaan diri kami. Sejak awal kami tahu bahwa kami selalu mampu untuk mencetak gol,” sambung sang kiper. “Kami tetap percaya diri dan juga fokus dan itulah mengapa kami mampu membalikkan keadaan di depan para pendukung kami yang luar biasa,” pungkasnya. Kemenangan melawan Juventus ini membuat Napoli semakin nyaman berada di puncak klasemen Serie A. Saat ini I Partenopei mengoleksi total 53 poin dari 22 pertandingan.

Girangnya Napoli Usai Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Juventus Read More »

Kilah Thiago Motta Usai Rekor Tak Terkalahkan Juventus Di Serie A Terhenti

Berita Bola – Pelatih Juventus, Thiago Motta angkat suara terkait penyebab timnya kalah dari Napoli. Ia menyebut bahwa tuan rumah diuntungkan jadwal sehingga mereka bisa maksimal di laga ini. Juventus baru saja bertandang ke Naples. Mereka menantang Napoli di giornata ke-22 Serie A 2024/2025. Hingga giornata ke-21, Juventus belum tersentuh kekalahan di Liga Italia pada musim ini. Namun semuanya berakhir di kandang Napoli. Si Nyonya Tua kena comeback dari tuan rumah. Unggul 1-0 di babak pertama, mereka kebobolan dua gol di babak kedua sehingga mereka kalah 2-1. Dalam wawancaranya ke DAZN, Motta mengaku kecewa berat melihat itmnya kalah dari Napoli. Ia menilai Juventus bermain buruk di babak kedua dan itu menjadi penyebab utama mereka kalah di laga ini. “Saya kecewa sekali dengan kekalahan ini. Kami bermain dengan sangat bagus di babak pertama, di mana kami benar-benar membuat tim yang berada di puncak klasemen kesulitan,” buka Motta. “Namun sayang apa yang kami lakukan di babak pertama tidak mampu kami ulangi di babak kedua. Itulah penyebab kami gagal menang di pertandingan ini.” Lebih lanjut, Motta menyebut bahwa Napoli diuntungkan jadwal pertandingan ini. Pasalnya Napoli tidak bermain di Eropa, sehingga mereka punya waktu lebih untuk mempersiapkan laga ini. Sementara Juventus masih harus membagi waktu mereka karena bermain di Liga Champions. Jadi itu membuat persiapan mereka tidak maksimal di laga ini. “Mereka (Napoli) punya pelatih yang sangat bagus, dan mereka punya sepekan penuh untuk mempersiapkan pertandingan ini. Sementara kami tidak memiliki kemewahan itu di laga ini,” pungkasnya. Juventus sendiri tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan ini. Mereka harus fokus ke pertandingan berikutnya. Si Nyonya Tua akan memainkan pertandingan terakhir League Phase Liga Champions melawan Benfica pada hari Kamis (30/1/2025), di mana Juventus harus menang demi mengamankan jatah ke babak berikutnya.

Kilah Thiago Motta Usai Rekor Tak Terkalahkan Juventus Di Serie A Terhenti Read More »

Mikel Arteta Sanjung Mental Arsenal Usai Kalahkan Wolverhampton Dengan 10 Pemain

Berita Bola – Manajer Arsenal, Mikel Arteta girang dengan kemenangan timnya atas Wolverhampton. Ia menilai The Gunners menunjukkan mental juara di laga ini. Arsenal baru saja bertamu ke kandang Wolverhampton pada pertandingan pekan ke-23 EPL 2024/2025. Namun di laga ini, Arsenal mendapatkan musibah setelah Myles Lewis-Skelly mendapatkan kartu merah di penghujung babak pertama. Meski bermain dengan 10 pemain, Arsenal mampu membawa pulang tiga poin dari Mollineux. Mereka menang dengan skor 1-0 atas tuan rumah berkat gol Riccardo Calafiori di babak kedua. Arteta sangat puas melihat timnya menang di laga ini. “Apa yang dilakukan para pemain kami hari ini sungguh luar biasa,” buka Arteta kepada Sky Sports. Menurut Arteta, bermain dengan 10 pemain melawan Wolverhampton bukan perkara yang mudah. Itulah mengapa ia menilai skuad Arsenal menunjukkan mentalitas yang luar biasa sehingga bisa memetik kemenangan. “Hari ini kami berada dalam situasi yang tidak menguntungkan. Di sini dibutuhkan karakter dari tim ini,” sambung Arteta. “Selain itu kami juga menunjukkan keberanian dan juga kecerdasan sehingga kami tetap bisa bermain sesuai yang kami inginkan. Jadi ini kemenangan yang luar biasa.” Pada kesempatan ini, Arteta dimintai pendapatnya terkait kartu merah kontroversial yang diterima Lewis-Skelly. Sang pelatih enggan berkomentar banyak mengenai hal tersebut. “Apakah itu kartu merah atau tidak, saya serahkan semuanya kepada kalian (media),” sambung Arteta. “Saya memang kesal dengan keputusan itu, tapi saya serahkan kembali ke kalian, karena situasinya sangat jelas. Saya rasa kata-kata saya tidak akan mengubah apapun,” pungkasnya. Arteta saat ini mempersiapkan timnya untuk pertandingan berikutnya. Di tengah pekan nanti ia akan memimpin The Gunners ke Spanyol untuk menghadapi Girona di pertandingan terakhir League Phase Liga Champions 2024/2025.

Mikel Arteta Sanjung Mental Arsenal Usai Kalahkan Wolverhampton Dengan 10 Pemain Read More »

Kartu Merah Myles Lewis-Skelly : Arsenal Didzalimi Oleh VAR

Berita Bola – Sebuah kritikan diberikan Alan Shearer kepada Darren England, wasit yang bertugas di VAR pada laga Wolverhampton vs Arsenal. Ia menilai VAR memberikan perlakuan yang tidak adil pada Arsenal dalam kasus kartu merah Myles Lewis-Skelly. Arsenal baru saja bertandang ke markas Wolverhampton di pekan ke-23 EPL 2024/2025. Di laga ini, Arsenal harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak kedua karena Lewis-Skelly mendapatkan kartu merah karena melanggar Matt Doherty yang melakukan serangan balik. Insiden kartu merah itu sempat diperiksa oleh VAR. Namun Darren England yang bertugas sebagai wasit VAR tetap mengesahkan keputusan yang dibuat oleh Michael Oliver. Shearer mengaku heran dengan keputusan VAR yang tetap mengesahkan kartu merah tersebut. “Sebagai wasit yang bertugas di lapangan, ada kemungkinan anda salah melihat sebuah insiden,” buka Shearer kepada BBC Radio 5 Live. Menurut Shearer, insiden ini sangat kontroversial, karena pelanggaran yang dilakukan Lewis-Skelly tidak berbahaya. Itulah mengapa ia menilai VAR telah memberikan keputusan yang merugikan bagi Arsenal di laga ini. “Saya rasa keputusan ini adalah salah satu keputusan VAR terburuk yang pernah saya lihat. Saya tidak habis pikir bagaimana VAR tetap mengesahkan keputusan kartu merah yang diambil Michael Oliver,” sambung Shearer. Menurut hemat Shearer, VAR semestinya merekomendasikan Oliver untuk menepi ke pinggir lapangan untuk memeriksa insiden tersebut secara langsung. Namun VAR tidak merekomendasikan hal itu dan itu membuat Shearer tidak habis pikir. “Bagaimana bisa Darren England yang bertugas di VAR berpikir keputusan itu adalah keputusan yang benar dan tidak meminta wasit untuk melihat ulang insiden itu di layar. Saya tidak heran jika keputusan ini dikritik banyak pihak,” pungkasnya. Meski bermain dengan 10 pemain, Arsenal tetap mampu meraih kemenangan di laga ini. Gol tunggal Riccardo Calafiori di babak kedua membuat Arsenal meraih tiga poin dari Mollineux.

Kartu Merah Myles Lewis-Skelly : Arsenal Didzalimi Oleh VAR Read More »

Enzo Maresca Sebut Cole Palmer Adalah Mo Salah-nya Chelsea

Berita Bola – Enzo Maresca mengapresiasi performa Cole Palmer. Bintang Chelsea itu diakuinya seperti Mohamed Salah bagi timnya. Palmer jadi salah satu pemain paling gemilang di Chelsea usai didatangkan dari Manchester City pada 2023. Dia sudah bikin 39 gol dan 21 assist dari 69 penampilan bersama London Biru. Musim ini Palmer kembali jadi andalan Chelsea dalam urusan membobol gawang lawan. Pemain 22 tahun ini sudah mengumpulkan 14 gol dan 6 assist dari 24 pertandingan di semua kompetisi. Cole Palmer pun masuk daftar top skor sementara Premier League 2024/2025. Dia berada di urutan kelima dengan 14 gol, hanya berjarak 4 gol dari Mohamed Salah di puncak. Performa top Palmer pun mendapat pujian dari Enzo Maresca. Dia tak hanya mengapresiasi gelontoran gol sang pemain, tapi juga etos kerjanya di lapangan. Maresca bahkan menyamakan Palmer dengan bintang Liverpool, Mohamed Salah. Keduanya dinilai tak hanya tajam di depan gawang, tapi juga aktif memberi peluang bagi tim. “Dia [Palmer] banyak berkembang tetapi tidak hanya dalam hal jumlah gol dan assist. Bagi saya, babak kedua melawan Wolves adalah salah satu momen terbaik sejak saya tiba di sini,” kata Maresca, dilansir dari ESPN. “Dia menunjukkan kepribadiannya, ia meminta bola di saat-saat yang dibutuhkan tim. Saat Liverpool mengalami beberapa momen [sulit], Salah meminta bola. Saat Arsenal mengalami masalah, [Martin] Odegaard meminta bola,” sambungnya. “Kami membutuhkan pemain seperti itu saat kami berada di beberapa momen sulit, yang menoleh ke rekan setimnya dan berkata: ‘Berikan saya bola, jangan khawatir, saya yang akan memimpin.’” “Kepribadian seperti inilah yang harus kami tunjukkan di saat-saat sulit. Saat melawan Wolves di babak kedua, ia bermain dengan sangat baik,” Maresca mengungkapkan soal Cole Palmer.

Enzo Maresca Sebut Cole Palmer Adalah Mo Salah-nya Chelsea Read More »