Channelbola: Agen Judi Bola Sbobet Terpercaya

betarena

Bikin Arteta Terpukau, Max Dowman Jadi Pemain Termuda Liga Champions

Berita Bola – Bintang muda Arsenal, Max Dowman, baru saja mengukir sejarah luar biasa di Liga Champions. Dia resmi menjadi pemain termuda yang tampil di kompetisi elite Eropa tersebut. Debut bersejarah itu terjadi saat Arsenal menang melawan Slavia Praha, 5 November 2025.. Dowman mencatatkan penampilan ini pada usia 15 tahun dan 308 hari. Dia masuk ke lapangan dan langsung menunjukkan talentanya yang istimewa. Catatan ini memecahkan rekor sebelumnya yang bertahan sejak tahun 2020. Rekor sebelumnya dipegang oleh striker Jerman, Youssoufa Moukoko. Moukoko debut untuk Borussia Dortmund pada usia 16 tahun dan 18 hari. Kini, Moukoko diketahui bermain untuk FC Copenhagen. Penampilan singkat Dowman sudah cukup untuk menuai pujian setinggi langit. Manajer Mikel Arteta dan rekan setimnya, Mikel Merino, kompak memuji sang bocah ajaib. Mereka terkesan dengan keberanian dan kepercayaan diri sang pemain. Mikel Arteta memuji mentalitas Dowman yang disebutnya punya “kepribadian” dan “keberanian”. Rekan setimnya, Mikel Merino, tak kalah terkesan. Gelandang Spanyol itu menyebut Dowman “luar biasa untuk ditonton”. “Dia masuk, bola pertama yang dia ambil, dia melewati orang, dia mulai menggiring bola, dia mendapat pelanggaran. Anda tidak bisa mengajarkan itu. Anda memilikinya atau tidak, dan tidak peduli apa yang dikatakan paspornya,” kata Arteta. “Anda melihatnya dengan bakat, energi, dan kepercayaan diri dalam permainannya,” puji Merino. “Sangat menyenangkan melihatnya tampil!” tambah pemain Spanyol itu. Ini bukan kali pertama Dowman mencatatkan namanya di buku rekor. Sang wonderkid Arsenal memang sudah terbiasa memecahkan rekor di level junior. Dia bahkan sudah menjadi pencetak gol termuda untuk Inggris U-17 di Kejuaraan Eropa. Dowman juga menjadi pencetak gol termuda untuk tim Inggris U-19 bulan lalu. Di level klub, dia adalah pemain termuda yang pernah starter untuk Arsenal di Piala Liga. Dia juga pemain Liga Premier termuda kedua setelah rekan setimnya, Ethan Nwaneri. Pihak Arsenal sendiri sangat berhati-hati dalam mengelola progresnya. Klub menerapkan langkah-langkah khusus untuk karier dan perlindungannya. Arteta terus mengumpulkan informasi tentang bagaimana dia bereaksi terhadap berbagai situasi di tim utama. Debut Max Dowman otomatis menggeser nama Youssoufa Moukoko dari takhta. Rekor Moukoko sebelumnya bertahan selama hampir lima tahun. Sebelum Moukoko, rekor tersebut dipegang oleh Celestine Babayaro selama 26 tahun. Di posisi pertama kini ada Max Dowman (Arsenal) pada usia 15 tahun 308 hari. Youssoufa Moukoko (Borussia Dortmund) turun ke posisi kedua dengan 16 tahun 18 hari. Bintang Barcelona, Lamine Yamal (16 tahun 68 hari), berada di urutan ketiga. Celestine Babayaro (Anderlecht) berada di peringkat keempat dengan 16 tahun 86 hari. Rayan Cherki (Lyon) dengan 16 tahun 102 hari melengkapi daftar lima besar.

Bikin Arteta Terpukau, Max Dowman Jadi Pemain Termuda Liga Champions Read More »

Setelah Napoli Ditahan Imbang, Antonio Conte Sindir Permainan Eintracht Frankfurt

Berita Bola – Antonio Conte melontarkan komentar pedas usai Napoli ditahan Eintracht Frankfurt 0-0. Laga keempat Liga Champions di Stadio Maradona, Rabu (5/11/2025) itu berjalan alot. Conte secara terbuka menyindir gaya main tim Bundesliga tersebut. Dia menyebut Frankfurt telah sukses mempraktikkan Catenaccio khas Italia. Pelatih asal Italia itu juga menyoroti jadwal padat sebagai biang keladi performa timnya. Apalagi, skuad Partenopei sedang dihantam badai cedera parah. Hasil ini menjadi hasil imbang tanpa gol kedua beruntun bagi Napoli. Sebelumnya, mereka juga meraih skor kacamata saat melawan Como di Serie A. Conte tidak terkesan dengan pendekatan Eintracht Frankfurt di Stadio Maradona. Tim tamu dianggapnya datang hanya untuk bermain ultra-defensif. Dia menyebut tim asal Jerman itu sukses besar dalam menerapkan pertahanan gerendel. Sebuah gaya main yang ironisnya berasal dari Italia. “Sebuah tim Jerman mempelajari Catenaccio Italia,” sindir Conte kepada Sky via TMW. “Anggap saja mereka sedikit terlalu berhati-hati,” lanjutnya. Lebih lanjut, Conte menyoroti adanya standar ganda dalam menilai gaya bermain. Dia kesal jika timnya bermain bertahan pasti akan dicap kuno. Padahal menurutnya, Frankfurt melakukan hal serupa tapi tidak mendapat kritik. Padahal banyak yang mengagungkan sepak bola Eropa yang menyerang. “Orang-orang bicara soal sepak bola menyerang, sepak bola Eropa, dan kami menghargai semua orang,” tutur Conte. “Jika kami bermain dengan cara yang sama di Jerman, mereka akan berbicara tentang sepak bola kuno, Catenaccio, dan serangan balik. Ada rasa hormat yang maksimal. Anggap saja kami adalah guru yang baik,” tegasnya. Conte juga mengeluhkan situasi sulit yang dihadapi Napoli musim ini. Jadwal pertandingan yang jauh lebih padat dibanding musim lalu jadi masalah utama. Skuadnya pincang parah saat menjamu Frankfurt karena banyak pemain absen. Nama-nama seperti Romelu Lukaku, Alex Meret, Kevin De Bruyne, hingga Leonardo Spinazzola menepi. “Kami harus memahami bahwa ini lebih sulit bagi para pesepakbola, dokter, dan bagi saya untuk mempersiapkan satu pertandingan setiap tiga hari,” keluh Conte. “Anak-anak telah menyerap pukulan De Bruyne, kami kesulitan secara jumlah karena hari ini kami tidak punya banyak pilihan di lini tengah. Kami harus mencari solusi dengan Elmas,” sambungnya. Meski frustrasi dengan hasil akhir, Conte menolak menyalahkan para pemainnya. Dia tetap mengapresiasi semangat juang dan komitmen yang ditunjukkan skuadnya. Dia merasa Napoli punya beberapa peluang emas, terutama di babak kedua. Peluang dari McTominay dan Hojlund seharusnya bisa menjadi gol. “Saya rasa para pemain telah memberikan segalanya,” puji Conte. “Jika kami mencetak gol, kami akan menang 3-0, dan itu akan menjadi performa Napoli yang hebat. Kami punya ambisi untuk tumbuh dan meraih pengalaman musim ini karena ada lebih banyak pertandingan dibanding musim lalu,” tuntasnya.

Setelah Napoli Ditahan Imbang, Antonio Conte Sindir Permainan Eintracht Frankfurt Read More »

Jelang Laga Melawan Club Brugge, Hansi Flick Lakukan Pendekatan Personal KIe 4 Pemain Barcelona Ini

Berita Bola – Barcelona sedang mempersiapkan diri untuk laga penting di Liga Champions melawan Club Brugge. Pertandingan ini memiliki bobot yang signifikan dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa, sehingga fokus dan kesiapan mental menjadi perhatian utama. Menariknya, Hansi Flick mengambil langkah berbeda dalam pendekatan latihan tim kali ini. Alih-alih melakukan sesi terakhir di Belgia, Flick memilih tetap berlatih di fasilitas klub sendiri. Keputusan tersebut dibuat untuk menjaga konsentrasi pemain dan memastikan suasana tetap terkendali di momen krusial. Lingkungan latihan yang familiar dipandang dapat membantu menjaga kenyamanan dan stabilitas tim. Di luar perubahan lokasi latihan, Flick juga tampak lebih aktif dalam memberi arahan dan membangun kedekatan dengan pemain inti. Flick memutuskan bahwa sesi latihan terakhir tidak dilakukan di Belgia, melainkan tetap di markas klub. Keputusan ini dibuat agar ia dapat mengontrol lingkungan latihan secara penuh. Fokus utama adalah menjaga ritme, atmosfer, dan ketenangan tim menjelang pertandingan. Menurut laporan Barca Universal, sebelum para pemain memasuki lapangan, Flick memimpin briefing taktis sekitar 20 menit di area bangku cadangan. Diskusi tersebut diyakini membahas struktur pressing dan transisi serangan yang akan digunakan. Saat latihan berlangsung, Flick terlihat lebih vokal dan langsung memberikan instruksi. Ia memantau pergerakan pemain dengan cermat, menegaskan peran masing-masing dalam rencana taktik. Dalam sesi tersebut, Flick melakukan percakapan satu per satu dengan beberapa pemain inti. Ia tampak berbicara cukup intens dengan Robert Lewandowski dan Wojciech Szczesny untuk memastikan kesiapan mental mereka. Marcus Rashford juga menjadi salah satu pemain yang diajak berbicara. Flick ingin memahami kondisi serta perasaannya menjelang pertandingan penting ini. Sementara itu, Lamine Yamal terlihat menikmati sesi latihan dengan suasana ringan. Flick sempat bercanda dengannya, sebuah sinyal positif bahwa pemain muda itu kini berada dalam kondisi fisik dan mental yang stabil.

Jelang Laga Melawan Club Brugge, Hansi Flick Lakukan Pendekatan Personal KIe 4 Pemain Barcelona Ini Read More »

Badai Cedera Menghantam Skuad, Flick Keluhkan Jadwal, Tapi Barcelona Ngotot Cari Duit Ke Maroko

Berita Bola – Barcelona dilaporkan tengah merancang agenda baru untuk menambah pemasukan. Raksasa Catalan itu berencana menggelar dua laga persahabatan di luar negeri. Ironisnya, rencana ini muncul di tengah keluhan pelatih dan pemain soal jadwal padat. Krisis cedera yang melanda skuad seolah tidak menjadi pertimbangan utama. Klub saat ini memang sedang dililit masalah finansial yang sangat serius. Utang mereka tercatat mencapai angka yang fantastis. Situasi ini menempatkan manajer Hansi Flick dalam posisi sulit. Sang pelatih sebelumnya sudah frustrasi dengan agenda pramusim klub. Kondisi keuangan Barcelona memang sedang tidak sehat. Utang klub dilaporkan telah menyentuh angka 1,45 miliar euro. Manajemen juga harus bersiap membayar cicilan untuk proyek renovasi Camp Nou. Pemasukan tambahan dari mana pun sangat dibutuhkan. Masalah finansial ini diperparah oleh pembatasan batas gaji. Hal tersebut terus menghambat kemampuan klub untuk berspekulasi di bursa transfer. Satu laga persahabatan kabarnya akan digelar pada akhir tahun 2025. Agenda itu dijadwalkan setelah laga terakhir melawan Villarreal. Opsi lawatan ke Peru awalnya sempat dipertimbangkan. Barcelona disebut bisa mengantongi pemasukan sekitar 7-8 juta euro dari laga tersebut. Namun, Maroko kini menjadi opsi yang lebih mungkin diambil. Tawaran bermain di Casablanca dinilai lebih efisien dari segi waktu tempuh. Keputusan mengenai laga tambahan ini diperkirakan akan diambil dalam waktu dekat. Namun, rencana ini menyoroti adanya friksi di internal klub. Hansi Flick diketahui sangat tidak puas dengan persiapan fisik tim musim ini. Tur pramusim ke Korea Selatan dan Jepang disebut berdampak negatif. Agenda baru ini jelas tidak akan membantu pemulihan para pemain. Rencana tersebut justru berisiko tinggi memperparah krisis cedera yang ada.

Badai Cedera Menghantam Skuad, Flick Keluhkan Jadwal, Tapi Barcelona Ngotot Cari Duit Ke Maroko Read More »

Pesan Bijak Dari Legenda Barcelona Buat Lamine Yamal Yang Masih 18 Tahun

Berita Bola – Andres Iniesta memberikan nasihat berharga untuk bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Mantan gelandang legendaris Blaugrana itu menilai Yamal masih memiliki banyak ruang untuk berkembang meski menunjukkan potensi besar. Barcelona baru saja meraih kemenangan 3-1 atas Elche CF, hasil yang memberi napas segar bagi tim asuhan Xavi Hernandez. Dalam laga itu, Yamal mencetak gol pembuka yang menandai kebangkitannya setelah beberapa pekan diganggu cedera. Gol tersebut menjadi torehan keempat Yamal di semua kompetisi musim ini, ditambah lima assist yang sudah ia sumbangkan. Catatan itu memperlihatkan peran pentingnya meski usianya baru 18 tahun. Namun, menurut Iniesta, perjalanan Yamal baru saja dimulai. Ia menekankan pentingnya bagi sang pemain muda untuk terus belajar dan menjaga konsistensi di level tertinggi. Dalam wawancaranya bersama Movistar+, Andres Iniesta membagikan pandangannya tentang perkembangan Lamine Yamal sejauh ini. Ia menyebut bahwa fase naik-turun yang dialami pemain muda merupakan bagian alami dari proses pembelajaran. Menurutnya, pengalaman dan kesalahan justru akan membentuk Yamal menjadi pemain yang lebih matang di masa depan. Ia pun menekankan bahwa setiap langkah Yamal harus dijalani dengan kesabaran dan kerja keras. “Itu adalah perjalanan hidup. Dia baru berusia 18 tahun, dan dia harus terus berkembang, belajar, serta membuat kesalahan. Dari situ, dia akan terus tumbuh,” ujar Iniesta dalam wawancara dengan Movistar+. Iniesta juga menyoroti tekanan besar yang dihadapi Yamal akibat statusnya sebagai bintang muda yang kerap mendapat sorotan publik. Ia memahami bahwa popularitas yang datang terlalu cepat bisa menimbulkan ekspektasi berlebihan. Menurutnya, setiap langkah kecil yang diambil Yamal kerap menjadi bahan pembicaraan, baik di media maupun di kalangan penggemar. Karena itu, Iniesta meminta Yamal tetap fokus pada permainan dan tidak mudah terpengaruh kritik. “Terkadang, ketika seseorang selalu berada di bawah sorotan, orang lain cenderung mengkritik hal sekecil apa pun,” kata Iniesta. “Jadi, saya pikir sangat indah dan istimewa bisa melihat Lamine setiap pekan melakukan apa yang ia lakukan di lapangan,” tambahnya.

Pesan Bijak Dari Legenda Barcelona Buat Lamine Yamal Yang Masih 18 Tahun Read More »

Ngamuk Ke Xabi Alonso Di El Clasico, Vinicius Junior Dapat Teguran Dari Carlo Ancelotti

Berita Bola – Carlo Ancelotti angkat bicara terkait reaksi emosional Vinicius Junior saat El Clasico. Pelatih tim nasional Brasil itu menyebut tindakan sang pemain sebagai kesalahan yang sudah dibahas dan diselesaikan. Insiden terjadi saat Real Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 pada 26 Oktober lalu. Vinicius terlihat marah setelah digantikan Xabi Alonso di babak kedua dan langsung menuju ruang ganti. Momen itu memunculkan spekulasi adanya ketegangan antara Vinicius dan sang pelatih. Namun, Ancelotti memastikan bahwa situasi kini sudah kembali normal. Dalam pernyataannya, pelatih berpengalaman itu menegaskan pentingnya komunikasi antara pelatih dan pemain. Ia juga menyebut bahwa hubungan keduanya tetap baik dan profesional. Kemenangan Real Madrid di Santiago Bernabeu kala itu sempat diwarnai drama. Vinicius, yang tampil cukup agresif di lapangan, tampak kesal ketika ditarik keluar pada menit ke-72 untuk digantikan oleh Arda Guler. Alih-alih duduk di bangku cadangan, pemain berusia 25 tahun itu memilih langsung masuk ke ruang ganti. Sikap tersebut memicu reaksi luas di media dan menjadi topik hangat usai pertandingan. Beberapa jam setelah laga, Vinicius menulis permintaan maaf di media sosial pribadinya. Ia mengakui bahwa emosinya sempat tak terkendali dan berterima kasih kepada rekan setim serta pelatih atas pengertiannya. Permintaan maaf tersebut membantu meredakan suasana di internal klub. Menurut laporan media Spanyol, Vinicius juga sudah berbicara langsung dengan Xabi Alonso untuk menyelesaikan masalah secara pribadi. Ketika mengumumkan skuad Brasil untuk laga uji coba bulan November, Carlo Ancelotti mendapat pertanyaan tentang insiden tersebut. Ia menyebut sudah berbicara langsung dengan Vinicius untuk menyelesaikan persoalan itu. Menurut Ancelotti, pembicaraan berlangsung terbuka dan tanpa konflik. Sang pelatih menilai Vinicius telah menyadari kesalahannya dan menunjukkan sikap dewasa dengan meminta maaf. “Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Vinicius. Saat sesuatu terjadi, kami memastikan untuk membicarakannya,” kata Ancelotti, dikutip dari konferensi pers resmi tim nasional Brasil. “Saya sudah berbicara dengan Vinicius tentang reaksinya. Saya mengatakan padanya bahwa ia telah melakukan kesalahan, dan dia memahami serta meminta maaf. Masalah ini sudah selesai. Dia pemain yang sangat penting,” lanjutnya. Ancelotti juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Vinicius tetap profesional dan tidak berubah. Ia menilai sang pemain tidak memiliki masalah baik dengan dirinya maupun pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. Sang pelatih menyebut bahwa tugasnya adalah membimbing pemain dari sisi teknis, bukan mengatur kehidupan pribadi mereka. Ia menilai Vinicius tetap berperan penting bagi Brasil di laga internasional mendatang. “Ia tidak memiliki masalah di sini atau di klubnya, atau dengan pelatihnya,” ujar Ancelotti menegaskan. “Soal kehidupan pribadinya, itu urusannya sendiri. Saya bukan ayah atau saudaranya, saya hanya pelatihnya,” tambah pelatih asal Italia itu.

Ngamuk Ke Xabi Alonso Di El Clasico, Vinicius Junior Dapat Teguran Dari Carlo Ancelotti Read More »